Breaking News

Taste Of Java

Landmark Kudus

Listrik Kudus

Bupati Kudus

Showing posts with label Bupati Kudus. Show all posts
Showing posts with label Bupati Kudus. Show all posts

Tuesday, 8 April 2014

Bupati Kudus Musthofa Wardoyo Tetap Lanjutkan Program Pro Rakyat


Bupati Kudus Musthofa Wardoyo
Bupati Kudus Musthofa Wardoyo

KUDUS - Mewujudkan masyarakat Kudus yang semakin sejahtera adalah visi dari Bupati Kudus periode 2013-2018. Visi yang perkuat dengan program 4 pilar tersebut akan terus dilanjutkan pada periode kedua kepemimpinannya ini.
Hal itu disampaikan oleh Bupati Kudus, Musthofa, dalam rilisnya yang dikirim ke Tribun Jateng, Sabtu (1/3/2014).
Menurutnya, itu bukanlah hanya sekadar sebuah janji. Terbukti sejak dilantik tahun 2008-2013 program tersebut manfaatnya sangat dapat dirasakan oleh masyarakat. Pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah, wajib belajar 12 tahun yang terjangkau dan berkualitas terlaksana secara baik. 
Sebagai bukti keberhasilannya, Presiden RI memberikan penghargaan Upakarti kepada Bupati Kudus atas kepedulian UMKM, satya lencana bidang pendidikan, dan berbagai penghargaan lainnya.
"Selalu saya sampaikan, jangan ada anak putus sekolah hanya karena orang tuanya tidak mampu secara ekonomi," kata Bupati Musthofa usai melakukan safari jum'at di Masjid Tarbiyyatul Muttaqin, Desa Bae, Kecamatan Bae, Jumat (28/2/2014) kemarin.
Selain itu, pelayanan kesehatan gratis di puskesmas dan rumah sakit bagi warga kurang mampu, serta kesempatan kerja bagi masyarakat juga tetap menjadi fokus tersendiri bagi Bupati yang telah memimpin Kudus pada periode kedua ini.
"Kami berharap, jangan sampai ada masyarakat Kudus yang menganggur dan tidak bekerja," ujarnya.
Berbagai macam bantuan, di antaranya bantuan sarpras ibadah, santunan kematian, dan bedah rumah juga akan tetap dilanjutkan pada tahun ini.
"Semua program ini untuk masyarakat. Maka, saya menyampaikan terima kasih atas dukungan terhadap program-program pemerintah ini. Kami tidak bisa berbuat baik, jika tidak mendapatkan dukungan masyarakat," tambahnya.
Pada safari Jum'at kemarin,  Bupati Kudus, Musthofa Wardoyo menyerahkan bantuan sarana prasarana peribadatan sebesar Rp. 7,5 juta rupiah kepada pengurus Masjid Tarbiyyatul Muttaqin Desa Bae, Bae.
sumber : tribunnews

Read more ...

Thursday, 6 February 2014

Pengungsi di Bawah Jembatan Tanggulangin Setuju Direlokasi

 
Kudus - Kamis (6/02/14), Bupati Kudus, H.Musthofa mengunjungi lokasi pengungsian korban banjir yang berada di bawah jembatan tanggul angin. Warga memilih untuk bertahan di bawah jembatan tanggulangin karena mereka tidak ingin berada jauh dari rumah dan keluarga. Bupati Kudus sangat prihatin dengan kondisi itu karena lokasi tersebut sangat membahayakan untuk dijadikan tempat pengungsian.
Pengungsi di Bawah Jembatan Tanggulangin Setuju Direlokasi

Usai mengunjungi lokasi, Bupati Kudus H.Musthofa mengajak beberapa perwakilan warga untuk “berembug” di balai desa Jati Wetan. Beliau mengerti keinginan warga, namun sangat khawatir karena lokasi tersebut sangat membahayakan. “Saya tahu warga tidak ingin berada jauh dari rumah dan keluarga, tapi mengungsi di bawah jembatan sangat membahayakan”, tutur Bupati Kudus. Pasalnya cuaca di Kudus masih kurang menentu, Bupati Kudus H. Musthofa menghawatirkan jika sewaktu-waktu terjadi banjir bandang atau jembatan ambrol sehingga menelan korban jiwa.
Beliau meminta agar warga secara sukarela untuk pindah ke lokasi pengungsian yang lebih aman dan berjanji akan menyiapkan kebutuhan warga. “Saya berharap warga mau pindah ke lokasi yang lebih aman, silahkan berembug mau pindah kemana, Pemkab akan menyiapkan kebutuhan warga termasuk mobil untuk mengangkut warga dan barang-barang ke lokasi pengungsian yang lebih aman”, ujar H. Musthofa. Untuk memantau kondisi dan keamanan rumah, Bupati Kudus H.Musthofa tidak melarang jika warga menjagawilayahnya secara bergilir.
Pengungsi di Bawah Jembatan Tanggulangin Setuju Direlokasi

Perwakilan warga memahami bahwa mengungsi di bawah jembatan memang membahayakan. Mereka meminta agar diungsikan ke gudang kosong sebelah selatan pom bensin Tanggulangin. Menanggapi permintaan tersebut, Bupati Kudus H.Musthofa langsung meminta Kepala Bappeda Kudus Drs. Sudjatmiko, M.Pd untuk mengecek lokasi tersebut. Kepala Desa Jati Wetan Suyitnomemberikan alternatif lain kepada pengungsi untuk mengungsi ke perpustakaan SD 1 Jati Wetan jika gudang kosong tersebut tidak bisa menampung seluruh pengungsi.
“Saya meminta dengan sangat agar perwakilan warga disini bisa mempelopori pengungsi lainnya untuk pindah ke lokasi yang lebih aman. Hal ini harus dilakukan karena tempat pengungsian di bawah jembatan Tanggul angin sangat membahayakankeselamatan warga”, ujar Sudjatmiko.
Perwakilan warga pun akhirnya setuju dengan usulan tersebut, dan berjanji akan mengajak warga lainnya untuk pindah ke lokasi pengungsian yang lebih aman. 
(Humas)
Read more ...

Sunday, 20 October 2013

Bupati Kudus Musthofa Wardoyo Bersih kan Kali Gelis

Bupati Kudus Musthofa Wardoyo Bersih kan Kali Gelis 

Bupati Kudus Musthofa Wardoyo Bersih
Bupati Kudus Musthofa Wardoyo Bersih kan Kali Gelis

Jum'at,  18 Oktober 2013  - Ratusan pelajar, warga, PegawaiNegeri Sipil (PNS), serta personel TNI-Polri di wilayah Kabupaten Kudus, Provinsi Jawa Tengah, menggelar aksi "resik-resik" (bersih-bersih) Kali Gelis, di Jalan Sunan Kudus.  Aksi resik-resik Kali Gelis dimulai sekitar pukul 06.30 WIB.

 Aksi peduli lingkungan ini dipimpin langsung oleh Bupati Kudus Musthofa. Bahkan orang nomor satu di Kudus ini juga ikut memegang sabit untuk memotong enceng gondok yang menutupi permukaan Kali Gelis. "Dulu kondisinya tidak seperti ini. Makanya kita gerakkan lagi berbagai elemen masyarakat agar bersama-sama resik-resik Kali Gelis agar bersih, cantik dan alirannya lancar sehingga tidak memicu terjadinya banjir," kata Musthofa, Jumat (18/10/2013).

Lebih jauh, dia berharap Kali Gelis bisa kembali seperti zaman ketika dia kecil. Dalam ingatannya, puluhan tahun lalu, aliran air di Kali Gelis lancar dan juga bersih. Selain itu, Kali Gelis pada masa dia kecil juga menjadi salah satu lokasi yang mempercantik wajah Kabupaten Kudus.

Berdasar pantauan, kondisi Kali Gelis memang memprihatinkan. Meski lebar badan sungai ini sekitar 20 meter, namun 15 meter diantaranya lebih menyerupai "pulau" yang terbentuk dari sedimentasi tanah dasar sungai. Sedang sisanya sekitar lima meter masih ada airnya, namun tertutup dengan enceng gondok dan sampah. 

Tak hanya itu, di sejumlah titik badan sungai bahkan sudah tumbuh sejumlah tanaman setinggi dada orang dewasa. Praktis, saat musim kemarau seperti sekarang ini, aliran sungai yang membelah wilayah Kudus ini tidak mengalir lancar, bahkan malah mandeg di sejumlah titik.

SUMBER SINDONEWS
Bupati Kudus Musthofa Wardoyo Bersih kan Kali Gelis 
Read more ...
Designed By